JeteX – Griefing di Valorant menjadi perhatian khusus bagi para player saat ini. Bagaimana tidak, tindakan ini merugikan player lainnya dan dianggap kurang sportif. Aksi tersebut di sisi lain sebenarnya juga bisa membuat citra tim di mata tim lain buruk dan dianggap remeh. Lalu, apa itu griefing, sanksi, dan cara menghindarinya? Simak ulasannya berikut!
Griefing di Valorant adalah sebuah tindakan yang kurang menyenangkan antar pemain. Tujuannya adalah merusak pengalaman bermain orang lain dengan cara-cara yang tentu tidak terpuji dan menguntungkan diri sendiri. Orang yang melakukan griefing ini biasa dikenal dengan griefers. Beberapa ciri seseorang sedang melakukan griefing bisa dilihat dari hal-hal berikut ini:
Walaupun aksi-aksi tersebut kerap diprotes oleh para player, namun jawaban yang diberikan oleh tim Valorant belum dirasa memuaskan. Maka dari itu, pihak developer juga terus mengembangkan sanksi yang diberikan.
Baca juga: Mengenal Night Market Valorant dan Jadwalnya!
Lantas, apakah ada sanksinya bagi pemain yang ketahuan melakukan griefing di Valorant ini? pihak Riot Games memang secara tegas memberikan tindakan kepada para pemain yang terbukti melakukan hal-hal negatif. Baik itu mengeliminasi teman, mode AFK, hingga mengeluarkan kata-kata kasar kepada pemain lawa. Apalagi saat turnamen yang jelas-jelas hal itu mengganggu sportivitas antar pemain.
Hukuman atau sanksi yang diberikan pun bermacam-macam. Hal itu tergantung pada berat atau tidaknya penilaian pelanggaran yang dilakukan. Biasanya, terdapat beberapa tahapan dan bentuk yang diberikan. Mulai dari yang terendah adalah warning atau peringatan, penalty satu kali pertandingan, penurunan ranking, bahkan yang paling berat adalah banned akun.
Untuk lama waktu banned ini juga beragam. Baik itu dalam hitungan menit hingga jam, hari, minggu, bahkan yang terberat adalah banned akun secara permanen. Jika ini sudah dijatuhkan, maka para pemain tentu tidak memiliki kesempatan untuk bermain kembali. Hal yang paling buruk lainnya adalah, kemungkinan kamu dan tim bisa jadi perbincangan sesama tim lainnya karena image yang buruk.
Baca juga: Kisah Omen Valorant, Sosok Misterius dengan Banyak Nama
Griefing di Valorant sebenarnya bisa kamu hindari agar permainan lebih sportif. Ini bisa kamu terapkan tak hanya di turnamen saja, tetapi saat bermain untuk mengisi waktu. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
Baca juga: 7 Cara Mengatasi Kecanduan Game Online pada Remaja
Nah, itu dia Champ ulasan mengenai apa itu griefing di Valorant dan cara menghindarinya. Oleh karena itu, ada baiknya kamu untuk selalu menjaga sportivitas saat bermain game ini. Terutama saat mengikuti turnamen yang diselenggarakan. Selain karena bisa merugikan orang lain, secara tak langsung sebenarnya juga akan merugikanmu dalam jangka panjang nantinya.
Jadi, tetaplah bermain di jalur yang wajar saja, ya! Jangan lupa, agar permainan semakin lancar dan bisa merasakan seperti sang juara, kamu bisa gunakan berbagai aksesoris dan perangkat gaming dari JeteX saat main Valorant. Mulai dari headset gaming, mouse gaming, hingga keyboard gaming. Selamat mencoba!
JeteX - Patch 2026 bikin Granger jadi salah satu hero paling ngeselin karena burst-nya tinggi,…
JeteX - Pernah tiba-tiba ingin main game, tapi begitu lihat storage tinggal sisa 200 MB,…
JETE-X - Kompetisi Pokémon kini memasuki fase baru yang terasa lebih intens dan penuh perubahan.…
JeteX – Kadang, kita butuh tontonan yang bisa bikin hati terasa 'penuh', bahkan kalau itu…
JETE-X - Game PC populer di tahun 2021 ini pasti ditunggu-tunggu banget sama para gamers!…
JETE-X - Kalau kamu mau maksimalkan potensi Ashveil di Honkai Star Rail, penting banget buat…