JeteX – Kompetisi dunia Dota 2 The International tahun ini terancam batal digelar. Hal ini seolah mengulang kasus yang sama di turnamen sebelumnya. Tahun lalu, turnamen bergengsi tersebut dibatalkan karena pandemi Covid-19. Lalu, apa yang menjadi penyebab rencana pembatalannya?
Ajang kompetisi dan turnamen Dota 2 yang dikenal dengan The International (TI) digelar pertama kali sejak 2011 lalu. Acara ini digelar tahunan secara offline dan meriah dengan hadiah yang besar yakni 25,5 juta US$ atau sekitar Rp368 miliar.
Ajang TI yang pertama digelar di Cologne, Jerman. Kemudian di tahun 2012-2017 digelar ke Seattle, Amerika Serikat dan dilanjutkan di Vancouver pada gelaran TI8. Tahun 2019 merupakan turnamen TI yang terakhir digelar secara fisik di Cina dengan hadiah 34,3 juta US$ atau setara dengan Rp368 miliar.
Konon, TI10 yang bakal digelar ini memiliki hadiah utama 40 juta US$ atau sekitar Rp578 miliar. Rencananya, turnamen digelar secara offline dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.
Terancam batalnya turnamen dunia Dota 2 ini sebenarnya tidak terlepas dari alasan dengan pihak pemerintah Swedia. Seperti dilansir di laman resmi Dota 2, alasan utama TI10 tidak mendapatkan kepastian karena izin masalah perizinan yang tidak dikeluarkan oleh pemerintah Swedia.
Pemerintah setempat menganggap jika olahraga esports ini bukan termasuk dalam olahraga elit. Dengan kata lain, esports dianggap belum sejajar layaknya olahraga pada umumnya, Champ. Padahal, pihak lain seperti Stockholm Live dan Visit Stockholm menyebutkan jika turnamen dunia ini sudah memenuhi persyaratan sebagai olahraga elit.
Meski Federasi Esports Swedia sempat melakukan pembicaraan dengan Visit Stockholm, hal itu tidak membuahkan hasil. Bahkan, menteri dalam negeri Swedia sendiri juga menolak rencana perhelatan akbar salah satu game terfavorit itu.
Baca juga: 5 Hero Dota 2 Termudah, Cocok Bagi Pemula
Setelah terancam pembatalan tersebut, muncul rumor apakah turnamen Dota 2 bakalan digelar di tempat lain? Hal itu bukanlah rumor semata, sebab pihak Valve berusaha mencari tempat alternatif lain agar kompetisi dunia Dota 2 TI10 tidak batal digelar. Rencananya, jika berjalan mulus kompetisi bakalan digelar pada 5-15 Agustus 2021.
Memang, jika digelar di Swedia tidaklah memungkinkan mengingat kondisi dalam negeri di sana dan belum adanya kepastian dari pemerintah setempat. Jika tidak ada keputusan dan terpaksa harus dipindah ke tempat lain, maka pihak Valve tetap berharap kompetisi masih digelar di Eropa.
Untuk bisa melanjutkan ke babak utama yang digelar offline nantinya pada turnamen Dota 2 internasional, Valve menggelar babak kualifikasi penyisihan di tingkat regional (regional qualifiers) terlebih dahulu. Penyisihan ini digelar online yang dimulai pada Selasa (22/06/2021). Bagi penggemar, dapat menyaksikannya dalam client game Dota 2, berikut jadwalnya:
Semoga ada jalan keluar terbaik ya Champ, agar turnamen bergengsi ini bisa digelar dan menghibur penggemar Dota 2 di seluruh dunia. Nah, buat kamu agar makin keren dan mendapatkan pengalaman terbaik saat bermain, bisa menggunakan headset gaming terbaik seperti JeteX P1 Pro Series yang bisa didapatkan di Doran Gadget.
JETE-X - Karakter anime dengan rambut hijau selalu punya daya tarik tersendiri karena tampilannya yang…
JETE-X - Mobile Legends akhirnya menghadirkan fitur Auction House atau Pasar Lelang yang memungkinkan pemain…
JETE-X - Netflix akhirnya resmi merilis trailer utama untuk serial live action Viral Hit, adaptasi…
JeteX – Lagi cari tontonan yang bisa bikin hati adem, senyum-senyum sendiri, atau bahkan nangis…
JeteX - Sering kalah adu tembak padahal udah pakai senjata dewa dan scope x6? Atau…
JeteX – Anime isekai tergolong genre yang paling banyak diminati belakang ini. Hampir setiap tahun…