JeteX – Sebuah game pertarungan Nintendo Switch yang dikendalikan pemain menggunakan bokong mereka benar-benar akan melangkah ke panggung esports besar di Jepang. Ketsu Battler, yang secara harfiah berarti Butt Battler, resmi diumumkan akan tampil di GBVS Cygames Cup 2026. Hal ini langsung membuat komunitas gaming tercengang, karena cara main Ketsu Battler yang unik.
Selain itu, ini juga pertama kalinya dalam sejarah, sebuah turnamen esports berfokus pada kontrol tubuh yang benar-benar tidak konvensional. Bahkan sang penerbit CoroCoro Comic, menyebutnya sebagai turnamen esports pantat pertama di dunia. Di balik konsepnya yang nyeleneh ini, Ketsu Battler memiliki gameplay yang menuntut kontrol, stamina dan energi. Yuk, kita bahas lebih detail!
Gameplay Ketsu Battler

Secara genre, Ketsu Battler adalah game fighting 2D. Namun jangan bayangkan kontrol klasik seperti Street Fighter atau Guilty Gear. Di sini, semua aksi bergantung pada seberapa aktif kamu menggerakkan pinggul.
Karakter-karakter di Ketsu Battler sangat absurd, mulai dari samurai, ninja, hingga gorila. Mereka bertarung saling berhadapan dengan posisi bokong mengarah ke lawan.
Senjata tidak digenggam, melainkan dikendalikan menggunakan bokong karakter. Sebagai pemain, kamu harus meniru konsep tersebut secara fisik.
Joy-Con dipasang di bokong, lalu setiap goyangan, ayunan, dan rotasi pinggul akan diterjemahkan menjadi gerakan karakter di layar. Semakin presisi gerakanmu, semakin akurat pula serangan yang keluar. Tidak hanya lucu, tapi juga melelahkan dan kompetitif.
Turnamen Resmi Ketsu Battler Diadakan di Jepang
Percaya atau tidak, Ketsu Battler benar-benar masuk ke ranah esports serius. Game ini akan dipertandingkan secara resmi dalam GBVS Cygames Cup 2026, dengan Cygames sebagai sponsor utama.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh KAYAC, developer Ketsu Battler, melalui akun X (Twitter) resmi mereka.
Ketsu Battler sendiri adalah game fighting 1v1 yang rilis pada 12 Desember 2024 untuk Nintendo Switch. Konsep utamanya sangat jelas, yaitu pemain tidak mengontrol karakter dengan jari, melainkan dengan menggoyangkan pinggul.
Joy-Con dipasang di bagian belakang tubuh, tepat di atas bokong, lalu setiap gerakan diterjemahkan menjadi serangan, ayunan senjata, atau pertahanan di dalam game.
Menariknya, pihak penyelenggara GBVS Cygames Cup mengaku terkejut setelah mencoba game ini secara langsung.
Mereka awalnya mengira Ketsu Battler hanya sekadar gimmick lucu, namun ternyata memiliki kedalaman gameplay yang layak dipertandingkan. Kombinasi antara kontrol unik, timing, dan strategi justru membuat pertandingannya terasa intens dan kompetitif.
Baca Juga: Review Hades II: Jadi Sekuel Roguelite Paling Ramai Dibicarakan

Pendaftaran Telah Dibuka dan Digelar Tahun 2026
Turnamen Ketsu Battler pertama akan digelar pada GBVS Cygames Cup 2026 dengan kuota maksimal 128 peserta.
Pendaftaran menggunakan sistem siapa cepat dia dapat dan sudah dibuka sejak 12 Desember pukul 20:00 waktu Jepang. Hingga pertengahan Januari 2026, tercatat baru sekitar 46 pemain yang mendaftar, artinya peluang untuk ikut masih terbuka lebar.
Format pertandingan menggunakan sistem best of three (Bo3), kecuali perebutan juara ketiga dan grand final.
Juara 1 hingga 3 akan mendapatkan hadiah unik berupa kartu ilustrasi bertanda tangan Takade Naotaka, kreator manga Ketsu Battler. Selain itu, para juara juga mendapatkan beberapa hadiah spesial lain yang dibuat khusus untuk turnamen peringatan ini.
Cara Main Ketsu Battler untuk Pemula
Buat kamu yang penasaran dan ingin mencoba, Ketsu Battler menawarkan pengalaman bermain yang benar-benar tidak biasa sejak menit pertama. Game ini mengajak kamu meninggalkan kontrol konvensional dan merasakan sensasi bertarung dengan cara yang jauh lebih fisik dan kocak. Berikut cara main Ketsu Battler secara praktis agar kamu tidak bingung saat pertama kali mencobanya.
- Pasang Joy-Con dengan benar. Pasang Joy-Con di bagian belakang tubuh menggunakan strap khusus atau sabuk elastis. Pastikan posisinya stabil dan tidak mudah bergeser, karena sensor gerak sangat menentukan akurasi kontrol.
- Pahami gerakan dasar. Gerakan pinggul ke kiri dan kanan biasanya digunakan untuk mengayun senjata. Gerakan cepat ke belakang atau ke depan bisa memicu serangan khusus atau dorongan. Kombinasi ritme dan sudut akan mempengaruhi jenis serangan.
- Atur stamina tubuh. Stamina di Ketsu Battler bukan hanya milik karakter, tapi juga kamu sendiri. Bermain terlalu agresif bisa membuat tubuh cepat lelah dan kontrol jadi berantakan.
- Baca gerakan lawan. Meski kontrolnya unik, prinsip fighting game tetap berlaku. Kamu harus membaca pola serangan lawan, menentukan kapan menyerang dan kapan bertahan. Timing tetap menjadi kunci kemenangan.
- Latihan konsistensi. Semakin sering bermain, kamu akan terbiasa mengontrol kekuatan dan sudut gerakan. Pemain yang terlalu asal menggoyangkan tubuh justru cenderung kalah karena serangan jadi tidak presisi.
Baca Juga: 7 Game Dino Buat Kamu yang Suka Tantangan Tanpa Henti!

Kenapa Ketsu Battler Bisa Jadi Game Kompetitif?
Alasan utama Ketsu Battler layak masuk turnamen adalah karena skill gap tetap ada. Pemain berpengalaman bisa mengontrol gerakan dengan lebih stabil, efisien, dan taktis.
Sementara pemain baru cenderung cepat kelelahan atau melakukan gerakan berlebihan. Bermain Ketsu Battler di panggung turnamen menuntut kepercayaan diri tinggi. Tidak semua orang siap bertanding dengan kontrol tubuh seabsurd ini di hadapan penonton.
Tersedia di Nintendo Switch dan Switch 2
Saat ini, Ketsu Battler sudah tersedia untuk Nintendo Switch dan Switch 2. Namun, pengembang belum memberikan angka resmi soal harga.
Tetapi berdasarkan game sejenis di eShop, Ketsu Battler diperkirakan dijual di kisaran 2.000-3.000 yen atau sekitar Rp210.000-320.000. Dengan harga tersebut, Ketsu Battler tergolong terjangkau untuk menghadirkan pengalaman gaming yang berbeda.
Baca Juga: Call of Duty Black Ops 7 Tidak Punya Early Access dan Siap Rilis Serentak pada 14 November 2025

Penutup
Cara main Ketsu Battler adalah contoh nyata bahwa dunia game masih penuh kejutan. Di balik konsep absurd mengendalikan karakter dengan bokong, tersimpan gameplay yang menuntut kontrol, stamina, dan strategi. Tidak heran kalau game ini akhirnya mendapat panggung di turnamen esports besar Jepang.
Kalau kamu tertarik mencoba Ketsu Battler, pastikan bermain dengan setup yang nyaman. Gerakan fisik, konsentrasi, dan respons audio sangat berpengaruh pada performa. Selalu gunakan headset gaming terbaik dari JeteX agar kamu bisa fokus mendengar efek suara, timing serangan, dan suasana pertandingan tanpa distraksi!



