JETE-X – Gameplay Subnautica 2 kembali mengajak kamu menjelajahi dunia bawah laut alien yang luas, misterius, dan penuh bahaya. Sebagai seorang pionir yang terdampar akibat insiden tak terduga, kamu harus bertahan hidup sambil mengungkap berbagai rahasia yang tersembunyi di planet asing tersebut.
Mulai dari eksplorasi laut dalam, mengumpulkan sumber daya, membangun markas, hingga menghadapi makhluk-makhluk unik yang belum pernah ditemui sebelumnya, Subnautica 2 menawarkan pengalaman survival yang dipadukan dengan rasa penasaran dan petualangan yang kuat. Selengkapnya tentang gameplay Subnautica 2 bisa kamu simak di bawah ini.
Hal yang Membuat Gameplay Subnautica 2 Berbeda dari Seri Sebelumnya

Subnautica 2 memang masih menggunakan fondasi gameplay yang mirip dengan game pertama. Kamu tetap harus mengumpulkan sumber daya, membuat peralatan, membangun markas, dan menjelajahi lautan. Namun, ada banyak elemen baru yang membuat pengalaman bermain terasa berbeda.
Selain menghadirkan dunia baru, Unknown Worlds juga menambahkan beberapa sistem yang lebih modern, termasuk fitur co-op dan mekanisme perkembangan karakter yang lebih luas.
1. Bertahan Hidup Tetap Menjadi Fokus Utama
Inti utama gameplay Subnautica 2 masih berputar pada sistem survival. Kamu harus memperhatikan kebutuhan dasar seperti oksigen, makanan, air, serta keselamatan diri ketika menjelajah semakin jauh ke kedalaman laut.
Semakin dalam lokasi yang dieksplorasi, tantangan yang muncul juga semakin berat. Tekanan air, keterbatasan oksigen, dan ancaman makhluk laut besar akan membuat kamu harus berpikir sebelum memutuskan untuk pergi ke area tertentu. Hal tersebut menciptakan rasa tegang yang menjadi ciri khas seri Subnautica.
2. Dunia Alien Baru dengan Banyak Bioma Berbeda
Salah satu daya tarik utama permainan ini adalah hadirnya dunia baru dengan beragam bioma yang unik. Kamu dapat menemukan tebing bawah laut raksasa, area penuh terumbu karang, gua magma, hingga wilayah laut dalam yang sangat gelap.
Setiap lokasi memiliki ekosistem tersendiri lengkap dengan makhluk, sumber daya, dan ancaman yang berbeda. Sistem seperti ini membuat eksplorasi terasa lebih menarik karena kamu tidak pernah benar-benar tahu apa yang menunggu di depan.
Baca juga: Rekomendasi 10 Game Horor Terbaik yang Paling Mengerikan

3. Menyelam Semakin Dalam untuk Membuka Misteri Baru
Ketika kamu mulai turun lebih jauh ke kedalaman laut, berbagai misteri baru mulai muncul. Kamu dapat menemukan reruntuhan, bangunan asing, area penelitian, hingga sisa-sisa ekspedisi yang gagal.
Setiap penemuan baru biasanya membuka petunjuk mengenai apa yang sebenarnya terjadi di planet tersebut. Semakin banyak wilayah yang dijelajahi, semakin besar pula pertanyaan yang muncul mengenai keberadaan dunia asing ini.
4. Banyak Makhluk Laut Misterius Bisa Dipelajari
Subnautica 2 juga membawa berbagai jenis makhluk baru mulai dari ikan kecil hingga Leviathan raksasa. Kamu tidak hanya menemui makhluk tersebut sebagai ancaman, tetapi juga dapat mempelajarinya.
Melalui Scanner dan Biosampler, kamu dapat mengumpulkan data serta sampel makhluk hidup. Informasi tersebut nantinya membantu kamu memahami lingkungan sekitar sekaligus membuka kemungkinan perkembangan karakter baru.
5. Leviathan Masih Menjadi Ancaman Menakutkan
Bagi penggemar seri Subnautica, Leviathan selalu menjadi sumber mimpi buruk. Subnautica 2 kembali menghadirkan predator besar dengan desain yang lebih mengintimidasi.
Salah satu yang banyak dibicarakan adalah Shiver Leviathan. Makhluk ini dapat muncul dari kedalaman laut lalu menyerang kamu dalam waktu singkat. Keberadaannya membuat proses eksplorasi di area tertentu terasa jauh lebih menegangkan.
Baca juga: 10 Game Horor Indonesia Paling Seram dengan Nuansa Lokal yang Wajib Dicoba

6. Buat Kendaraan, Alat, dan Markas Lebih Bebas
Kini kamu dapat membuat berbagai peralatan mulai dari Scanner, Flashlight, hingga kendaraan bawah laut yang lebih kompleks. Sistem crafting tetap menjadi bagian penting karena hampir seluruh perkembangan karakter bergantung pada proses tersebut.
Unknown Worlds juga melakukan pembaruan besar pada sistem pembangunan markas. Basis kini dapat dikustomisasi dengan lebih bebas sehingga kamu memiliki lebih banyak pilihan desain dibanding game sebelumnya.
7. Fitur Multiplayer Co-op Sampai Empat Kamu
Salah satu fitur baru terbesar yang langsung mencuri perhatian adalah mode multiplayer co-op. Berbeda dari game pertama yang sepenuhnya dimainkan sendiri, Subnautica 2 memungkinkan kamu bermain bersama hingga empat orang.
Fitur ini membuat pengalaman eksplorasi menjadi lebih menarik. Kamu dapat berbagi tugas seperti mencari material, membangun markas, atau menjelajahi area berbahaya secara bersama-sama. Meski begitu, game tetap dapat dimainkan secara solo bagi kamu yang ingin merasakan atmosfer kesepian khas Subnautica.
8. Sistem Evolusi Genetik Menjadi Fitur Baru
Hal menarik lain yang muncul adalah sistem adaptasi biologis. Kamu dapat mempelajari makhluk hidup melalui Biosampler untuk membantu proses evolusi karakter.
Mekanisme ini memungkinkan tubuh kamu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar agar lebih mampu bertahan hidup. Sistem tersebut menambah lapisan gameplay baru yang sebelumnya belum ada pada seri terdahulu.
Baca juga: 7 Rekomendasi Game Steam Murah yang Bikin Ketagihan
Penutup
Subnautica 2 menghadirkan pengalaman survival bawah laut yang lebih luas, lebih menegangkan, dan penuh misteri dibanding seri sebelumnya. Mulai dari eksplorasi bioma baru, menghadapi Leviathan yang mengerikan, membangun markas, hingga bermain bersama teman dalam mode co-op, game ini menawarkan petualangan yang siap menguji keberanian dan rasa penasaran kamu di dunia alien yang belum terjamah.
Agar pengalaman menjelajahi lautan alien di Subnautica 2 semakin nyaman dan imersif, gunakan gamepad berkualitas dari JETE-X. Dengan kontrol yang responsif dan desain ergonomis, kamu bisa mengendalikan karakter, kendaraan, hingga proses eksplorasi dengan lebih mudah.



