Thursday, October 15, 2026
Home Popular Games Review CONTROL Resonant: Gameplay, Plot Story, Harga, dan Spesifikasi PC

Review CONTROL Resonant: Gameplay, Plot Story, Harga, dan Spesifikasi PC

JETE-X – Gameplay CONTROL Resonant menghadirkan perpaduan pertarungan jarak dekat, kemampuan supernatural, dan eksplorasi di Manhattan yang dipenuhi ancaman paranormal.

Pemain akan mengendalikan Dylan Faden dengan senjata Aberrant yang dapat berubah bentuk untuk menghadapi musuh dan menjelajahi lingkungan yang terus berubah. Selengkapnya, simak gameplay CONTROL Resonant berikut ini!

Gameplay CONTROL Resonant

Gameplay CONTROL Resonant
Control Wiki – Fandom

Gameplay CONTROL Resonant mengalami perubahan dibandingkan game pertamanya. Jika Control lebih banyak dikenal sebagai third-person shooter dengan kemampuan supernatural, CONTROL Resonant memberikan penekanan lebih besar pada melee combat, kemampuan supernatural, eksplorasi, dan perkembangan karakter bergaya action-RPG.

Pemain mengendalikan Dylan Faden dan menggunakan Aberrant sebagai senjata yang dapat berubah ke beberapa bentuk. Kemampuan tersebut dipadukan dengan kekuatan paranatural Dylan sehingga pertarungan tidak hanya mengandalkan tembakan seperti pada game pertama.

Kombinasi senjata dan kemampuan supernatural memungkinkan pemain menghadapi pertempuran dengan cara yang lebih beragam. Kemampuan supernatural juga memiliki peran dalam eksplorasi.

Dunia Manhattan yang telah mengalami perubahan realitas memberikan ruang bagi pemain untuk menggunakan kemampuan Dylan dalam menghadapi lingkungan sekaligus mencapai area tertentu. Karena dunianya dibuat lebih terbuka dibandingkan Oldest House pada game pertama, kemampuan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan pemain.

CONTROL Resonant juga memasukkan elemen action-RPG progression. Seiring permainan berlangsung, Dylan mendapatkan lebih banyak kemampuan supernatural yang membuat opsi pertarungan dan traversal semakin kompleks.

Baca juga: Gameplay Silent Whispers Hadir sebagai Game Otome dengan Unreal Engine 5

Plot dan Story CONTROL Resonant

plot CONTROL Resonant
Remedy Entertainment

Cerita CONTROL Resonant berlangsung setelah kejadian yang berkaitan dengan Control. Ancaman paranormal yang sebelumnya berhasil dikendalikan Jesse Faden di Oldest House kini telah menyebar keluar dari gedung tersebut.

Ancaman tersebut kemudian memengaruhi Manhattan dan membuat realitas di kota tersebut berubah secara tidak normal.

Dalam game ini, pemain tidak lagi mengendalikan Jesse sebagai protagonis utama. Fokus cerita berpindah kepada Dylan Faden, saudara Jesse yang sebelumnya menjadi salah satu fokus penting dalam cerita Control.

Kali ini Dylan harus menghadapi ancaman tersebut secara langsung ketika kekacauan paranormal menyebar ke lingkungan yang jauh lebih luas.

Manhattan dalam CONTROL Resonant bukan sekadar lokasi biasa. Kota tersebut digambarkan sebagai versi Manhattan yang telah mengalami distorsi realitas akibat ancaman paranormal.

Lingkungan yang berubah tersebut menjadi tempat Dylan menghadapi berbagai makhluk dan ancaman supernatural sekaligus melakukan eksplorasi serta mengumpulkan collectible.

Dunia Manhattan yang Berubah

Dunia Manhattan CONTROL Resonant
Remedy Entertainment

Salah satu perubahan besar dalam CONTROL Resonant adalah lokasi permainan. Jika game pertama sebagian besar berlangsung di dalam Oldest House, game ini membawa konflik supernatural ke lingkungan Manhattan yang jauh lebih luas.

Perubahan tersebut juga memungkinkan Remedy menghadirkan dunia dengan skala lebih besar. Manhattan menjadi area yang dapat dijelajahi sekaligus menjadi tempat berlangsungnya pertarungan dan aktivitas pemain. Distorsi realitas membuat lingkungan kota dapat menampilkan fenomena supernatural yang menjadi ciri khas dunia Control.

Game ini juga memungkinkan pemain mengumpulkan collectible selama menjelajahi lingkungan. Kemampuan Dylan untuk memanipulasi kekuatan supernatural membuat eksplorasi tidak hanya menjadi aktivitas berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain.

Pendekatan tersebut membuat dunia CONTROL Resonant terasa lebih terbuka dibandingkan game pertamanya. Elemen open-world dan kemampuan supernatural juga membuat perubahan dari struktur Oldest House menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman bermain.

Baca juga: Gameplay MotoGP 26, Simulasi Balap yang Makin Realistis dan Imersif di 2026

Senjata Aberrant dan Kemampuan Paranatural

Senjata Aberrant CONTROL Resonant
Remedy Entertainment

Aberrant menjadi salah satu bagian penting dalam gameplay CONTROL Resonant. Senjata tersebut merupakan senjata shapeshifting yang dapat berubah menjadi beberapa bentuk sehingga Dylan mempunyai pilihan berbeda ketika menghadapi musuh.

Senjata tersebut tidak berdiri sendiri karena Dylan juga mempunyai berbagai kemampuan paranatural. Kemampuan tersebut dapat digunakan dalam pertarungan maupun traversal sehingga pemain dapat memanfaatkan kekuatan supernatural untuk menghadapi lingkungan dan musuh.

Seiring perkembangan permainan, Dylan mendapatkan lebih banyak kemampuan supernatural. Hal ini membuat pertarungan dapat berkembang menjadi semakin kompleks karena pemain mempunyai lebih banyak kombinasi kemampuan dan bentuk senjata yang dapat digunakan.

Konsep tersebut membuat CONTROL Resonant memiliki perbedaan cukup jelas dibandingkan Control. Game sebelumnya lebih dikenal dengan third-person shooting dan kemampuan supernatural Jesse, sedangkan game baru memberikan porsi lebih besar pada melee combat, kemampuan supernatural, serta perkembangan karakter bergaya action-RPG.

Baca juga: Gameplay 007 First Light yang Bikin James Bond Terasa Lebih Modern

Sistem Pertarungan

Sistem Pertarungan CONTROL Resonant
Remedy Entertainment

Pertarungan CONTROL Resonant menggabungkan melee combat, kemampuan supernatural, dan senjata Aberrant. Pemain dapat menggunakan perubahan bentuk Aberrant serta kemampuan Dylan untuk menghadapi ancaman supernatural yang muncul di Manhattan.

Sistem tersebut dirancang agar kemampuan karakter dapat digunakan secara bersamaan dalam berbagai situasi. Semakin banyak kemampuan yang diperoleh Dylan, semakin banyak pula kemungkinan pendekatan yang dapat digunakan dalam menghadapi encounter.

Lingkungan juga menjadi bagian penting dari sistem pertarungan. Dunia game menggunakan physics-driven destruction sehingga objek lingkungan dapat berinteraksi dengan aksi yang terjadi di sekitarnya. Teknologi ini menjadi salah satu ciri teknis yang kembali dibawa Remedy dari game sebelumnya.

Selain pertarungan biasa, file sumber juga mencatat keberadaan FBC personnel yang dapat terlibat dalam encounter bersama gelombang musuh Hiss. Ini menunjukkan bahwa game memiliki encounter dengan jumlah NPC dan musuh yang cukup besar sehingga kemampuan hardware juga diuji pada situasi yang lebih kompleks.

Assist Mode

Game ini menyediakan Assist Mode yang memungkinkan pemain mengubah tingkat kesulitan sejumlah aspek pertarungan. Pengaturan tersebut dapat diubah ketika permainan berlangsung, sehingga pemain tidak harus memulai permainan baru hanya untuk menyesuaikan tingkat tantangan.

Beberapa pengaturan dapat digunakan untuk mengurangi tekanan ketika menghadapi musuh. Pemain dapat menyesuaikan Enemy Aggression dan Enemy Projectile Speed untuk mengurangi intensitas serangan dan kecepatan proyektil yang diterima.

Assist Mode juga menyediakan pengaturan seperti Perfect Dodge Window, Incoming Damage, Outgoing Damage, dan Outgoing Falter. Pengaturan tersebut memungkinkan pemain menyesuaikan toleransi dodge, jumlah damage yang diterima, damage yang diberikan, serta tekanan terhadap posture musuh.

Untuk pengalaman yang lebih berfokus pada cerita, tersedia pula Immortality, One-Hit Kills, dan One-Hit Falters. Pengaturan tersebut dapat membuat combat jauh lebih mudah tanpa menghilangkan akses pemain terhadap cerita game.

Baca juga: Gameplay Forza Horizon 6 Hadir Lebih Besar dengan Touge dan Fitur Sosial Baru

Visual dan Desain Dunia CONTROL Resonant

Visual dan Desain Dunia CONTROL Resonant
Remedy Entertainment

CONTROL Resonant menggunakan Northlight Engine milik Remedy untuk menghadirkan lingkungan detail, pencahayaan realistis, material reflektif, dan kehancuran berbasis fisika. Engine ini juga memakai GPU-driven geometry rendering untuk mengurangi beban CPU.

Dukungan HDR dilengkapi menu Display Calibration untuk mengatur kecerahan serta menyesuaikan tampilan bayangan, midtone, dan highlight. Meski visualnya kompleks, beberapa kekurangan masih ditemukan, seperti model karakter yang kurang detail dibandingkan lingkungan dan distant geometry pop-in.

Salah satu fitur grafis utamanya adalah ray tracing dan path tracing, termasuk ray-traced indirect lighting untuk menghasilkan pencahayaan yang lebih kompleks. Path tracing menjadi opsi paling berat, terutama pada preset Ultra.

Game juga mendukung NVIDIA RTX Mega Geometry dan DLSS Ray Reconstruction pada hardware RTX yang kompatibel. Untuk upscaling dan frame generation, tersedia NVIDIA DLSS 4.5 serta AMD FSR 4.1, tetapi Intel XeSS Super Resolution dan AMD FSR Ray Regeneration belum didukung saat peluncuran.

Pengujian PC Gamer menunjukkan rata-rata 105 FPS tanpa ray tracing, turun menjadi 84 FPS pada RT Low, 76 FPS pada RT Medium, 71 FPS pada RT High, dan 62 FPS pada RT Ultra. Karena perbedaan visual RT Medium dan Ultra tidak selalu sebanding dengan penurunan performanya, pengaturan Low atau Medium bisa menjadi pilihan yang lebih seimbang.

Pemain dapat memilih preset rasterization Handheld, Low, Medium, High, dan Ultra, serta ray tracing Off, Low, Medium, High, dan Ultra secara terpisah. Pengaturan lainnya mencakup tekstur, detail lingkungan, pencahayaan global, efek volumetrik, bayangan, kabut, dan post-processing.

Dalam pengujian CPU menggunakan Intel Core i7-14700K pada resolusi 720p dengan konfigurasi DLSS Super Resolution/Ray Reconstruction Ultra Performance, game mencatat rata-rata 193,9 FPS, 1% low 133,8 FPS, dan 0,1% low 105,3 FPS.

Meski shader compilation berjalan cukup baik, frame pacing masih menjadi catatan, terutama di area dengan banyak geometri dan NPC. DLSS Multi-Frame Generation juga terkadang menghasilkan tampilan yang kurang halus meskipun angka FPS tinggi. Penyebab pastinya belum dipastikan, tetapi Remedy telah menerima laporan terkait masalah tersebut.

Baca juga: Gameplay Subnautica 2: Banyak Misteri Baru untuk Dipecahkan!

Spesifikasi PC CONTROL Resonant

Spesifikasi PC CONTROL Resonant
Remedy Entertainment

CONTROL Resonant membutuhkan Windows 10 atau Windows 11 64-bit, RAM minimal 16 GB, dan penyimpanan SSD 120 GB. Berikut rincian spesifikasi PC berdasarkan target performa dan kualitas grafisnya.

1. Spesifikasi Minimum

  • OS: Windows 10/11 64-bit
  • CPU: Intel Core i5-8500 / AMD Ryzen 5 3500
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1070 / AMD Radeon RX 5600 XT / Intel Arc A580
  • VRAM: 6 GB
  • RAM: 16 GB
  • Storage: SSD 120 GB
  • Target performa: 1080p / 30 FPS
  • Preset grafis: Low
  • Upscaling: Quality
  • Ray Tracing: Off

2. Spesifikasi Recommended

  • OS: Windows 10/11 64-bit
  • CPU: Intel Core i7-10700 / AMD Ryzen 7 3700X
  • GPU: NVIDIA GeForce RTX 3060 Ti / AMD Radeon RX 6700 XT / Intel Arc B580
  • VRAM: 8 GB
  • RAM: 16 GB
  • Storage: SSD 120 GB
  • Target performa: 1440p / 60 FPS
  • Preset grafis: Medium
  • Upscaling: Balanced
  • Ray Tracing: Off

3. Spesifikasi Enthusiast 4K

  • CPU: Intel Core i7-10700 / AMD Ryzen 7 3700X
  • GPU: NVIDIA GeForce RTX 3080 / AMD Radeon RX 6800 XT
  • VRAM: 10 GB
  • RAM: 16 GB
  • Storage: SSD 120 GB
  • Target performa: 2160p (4K) / 60 FPS
  • Preset grafis: High
  • Upscaling: Performance
  • Ray Tracing: Off

4. Spesifikasi Ray Tracing Recommended

  • CPU: Intel Core i7-10700 / AMD Ryzen 7 3700X
  • GPU: NVIDIA GeForce RTX 4070 Ti / AMD Radeon RX 9070
  • VRAM: 10 GB
  • RAM: 16 GB
  • Target performa: 1440p / 60 FPS
  • Preset grafis: Medium
  • Upscaling: Balanced
  • Ray Tracing: Medium

5. Spesifikasi Path Tracing Enthusiast

  • CPU: Intel Core i7-10700 / AMD Ryzen 7 3700X
  • GPU: NVIDIA GeForce RTX 5080
  • VRAM: 12 GB
  • RAM: 16 GB
  • Target performa: 2160p (4K) / 60 FPS
  • Preset grafis: High
  • Upscaling: Performance
  • Ray Tracing: High
  • Path Tracing: Aktif

Semakin tinggi resolusi dan kualitas efek pencahayaan yang digunakan, semakin besar kebutuhan hardware-nya. Spesifikasi minimum ditujukan untuk bermain pada 1080p tanpa ray tracing, sedangkan penggunaan ray tracing dan path tracing membutuhkan GPU yang jauh lebih kuat.

Baca juga: Gameplay Wish Upon a Cat, Petualangan Mengejar Kucing Lintas Dimensi

Harga CONTROL Resonant

Spesifikasi PC CONTROL Resonant (1)
Remedy Entertainment

CONTROL Resonant hadir dalam dua edisi utama, yaitu Standard Edition seharga US$59,99 dan Digital Deluxe Edition seharga US$69,99. Jika dikonversi menggunakan kurs US$1 = Rp17.953,60 per 15 Oktober 2026, berikut perkiraan harganya dalam Rupiah.

  • Standard Edition: US$59,99 atau sekitar Rp1.077.000
  • Digital Deluxe Edition: US$69,99 atau sekitar Rp1.256.000

Berdasarkan sumber yang digunakan, kedua edisi tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Steam, dan Epic Games Store. Harga dalam Rupiah tersebut merupakan perkiraan konversi mata uang, bukan harga resmi di Indonesia. Harga akhir dapat berbeda tergantung wilayah, platform, pajak, dan kebijakan toko digital.

Baca juga: Gameplay dan Spesifikasi PC untuk The Blood of Dawnwalker

Penutup

Game CONTROL Resonant menawarkan pengalaman action-RPG dengan pertarungan jarak dekat, kemampuan supernatural, serta dunia Manhattan yang mengalami perubahan realitas.

Dukungan ray tracing dan path tracing turut meningkatkan kualitas visualnya, meskipun membutuhkan spesifikasi PC yang lebih tinggi. Sebelum bermain, pastikan perangkat Anda memenuhi kebutuhan hardware sesuai resolusi dan pengaturan grafis yang diinginkan agar pengalaman bermain tetap nyaman.

Agar pengalaman bermain semakin seru, lengkapi setup gaming kamu dengan headset gaming terbaik dari JETEX. Nikmati pengalaman audio yang mendukung aktivitas gaming sekaligus membuat sesi bermain lebih nyaman!

6ec1a4bf62183f25daf1436781ab43e46c8e32078eacca5caac9d6aee1799795?s=117&d=mm&r=g
JETEX Contributor
Artikel ini ditulis oleh kontributor JETEX dan telah diakurasi. Ikuti juga informasi seputar gaming terkini di Instagram @jetex.id
JETEX WA Channel

Most Recent

Review CONTROL Resonant: Gameplay, Plot Story, Harga, dan Spesifikasi PC

JETE-X - Gameplay CONTROL Resonant menghadirkan perpaduan pertarungan jarak dekat, kemampuan supernatural, dan eksplorasi di Manhattan yang dipenuhi ancaman paranormal. Pemain akan mengendalikan Dylan Faden...

10 Rekomendasi Game GameHouse Terbaik yang Bikin Nostalgia

JETE-X - GameHouse punya banyak game kasual yang populer dan masih menarik untuk dimainkan kembali hingga sekarang. Mulai dari game memasak hingga puzzle, ada...

Apa Itu MPL? Berikut Format dan Cara Kerjanya di Esports

Buat kamu yang mengikuti perkembangan Mobile Legends: Bang Bang atau MLBB, istilah MPL tentu sudah sering muncul. Nama seperti MPL ID, Regular Season, Playoffs,...

11 SSD Terbaik untuk Gaming 2026 dengan Performa Kencang & Stabil

JeteX – Kalau kamu ingin menikmati pengalaman bermain game tanpa lag atau loading lama, memilih SSD terbaik untuk gaming jadi keharusan. Dibandingkan HDD, SSD...

Sakura School Simulator: Game Simulasi Kehidupan Sekolah dengan Dunia Bebas

Sakura School Simulator adalah game simulasi yang memungkinkan pemain menjelajahi kehidupan di sebuah kota bergaya Jepang, berinteraksi dengan berbagai karakter, serta melakukan beragam aktivitas...
Main Banner JETEX Gaming FEED