Senin, Mei 11, 2026
Beranda Popular Games Review Nioh 3 yang Membawa Evolusi Besar untuk Genre Soulslike

Review Nioh 3 yang Membawa Evolusi Besar untuk Genre Soulslike

JETE-X – Nioh 3 hadir sebagai kelanjutan seri action RPG yang dikenal dengan tingkat kesulitan tinggi dan sistem combat kompleks, membawa berbagai perubahan besar yang terasa lebih ambisius dibanding pendahulunya.

Dengan tetap mempertahankan ciri khas gameplay cepat dan nuansa Jepang yang kuat, game ini juga menawarkan sejumlah inovasi yang membuatnya terasa lebih segar dan modern. Selengkapnya, simak review lengkap Nioh 3 di bawah ini.

Review Gameplay Nioh 3

Gameplay Nioh 3
sc: gameinformer

Gameplay Nioh 3 tetap menegangkan dengan pertarungan cepat dan strategi yang mendalam. Setiap musuh dan yokai menuntut perhatian penuh, membuat setiap pertempuran terasa menantang dan memuaskan.

1. Plot Nioh 3

Di Nioh 3, kamu akan kembali menyelami campuran sejarah Jepang dan elemen supranatural. Kali ini, kamu bermain sebagai Tokugawa Takechiyo yang harus menghadapi konflik keluarga sekaligus ancaman yokai yang muncul di berbagai era.

Perjalanan waktu menjadi elemen penting, sehingga pemain akan berpindah dari satu periode ke periode lain dengan latar berbeda yang unik dan menantang.

Meski cerita bukan fokus utama, penyampaiannya terasa lebih rapi dibanding seri sebelumnya. Cutscene tampil lebih sinematik, dialog lebih jelas, dan motivasi karakter utama mudah dipahami bahkan bagi pemain yang kurang familiar dengan sejarah Jepang.

Namun inti dari Nioh 3 tetap berada pada pengalaman bermain dan pertarungan yang intens, sehingga cerita menjadi pelengkap yang mendukung sensasi aksi game.

Baca juga: Review Hades II: Jadi Sekuel Roguelite Paling Ramai Dibicarakan

Gameplay Nioh 3
sc: rpgsite

2. Sistem Pertarungan Samurai & Ninja

Sistem pertarungan Nioh 3 menjadi daya tarik utama dengan dua gaya bertarung yang bisa dipilih, yaitu Samurai dan Ninja. Gaya Samurai menekankan taktik seperti pergantian stance, parry, dan Ki Pulse untuk mengatur stamina, cocok bagi pemain yang menyukai serangan berat dan perencanaan strategi.

Sebaliknya, gaya Ninja lebih cepat dan agresif dengan mobilitas tinggi, memanfaatkan ninjutsu seperti shuriken dan jebakan untuk menyerang balik sambil menghindari serangan musuh.

Kombinasi kedua gaya ini membuat pertempuran terasa fleksibel dan seru. Pemain dapat menyesuaikan strategi berdasarkan jenis musuh atau boss yang dihadapi, menggunakan gaya Ninja untuk menghadapi musuh lambat dan Samurai untuk musuh agresif dengan serangan kuat.

3. Open Field yang Lebih Hidup dan Rewarding

Nioh 3 kini mengusung open field, menggantikan misi linier di seri sebelumnya. Area yang saling terhubung ini memberi kebebasan eksplorasi lebih besar, memungkinkan pemain farming, mencari gear, atau menyelesaikan side quest sebelum menghadapi bos.

Eksplorasi terasa lebih rewarding dengan banyak mini boss, enemy base, collectibles, serta area khusus bernama Crucible yang menawarkan tantangan ekstra. Pendekatan ini membuat dunia Nioh 3 lebih hidup dan interaktif, bukan sekadar latar pertarungan.

Baca juga: Review Game Doom: The Dark Ages, Lebih Gelap, Brutal, Seru Abis!

sc: gameinformer

4. Build dan Loot yang Semakin Dalam

Melanjutkan ciri khas seri sebelumnya, sistem loot tetap jadi bagian penting dalam gameplay. Kamu akan sering mendapatkan senjata dan armor dengan tingkat rarity yang berbeda.

Setiap gear dibekali efek unik yang bisa memengaruhi gaya bermain sehingga proses meracik build terasa lebih bebas dan variatif. Pendekatan ini membuat gameplay terasa mirip dengan action RPG lain yang menekankan eksperimen dan pengembangan karakter.

Fitur auto-equip hadir sebagai solusi praktis untuk memilih gear terbaik secara otomatis. Bantuan ini sangat berguna terutama buat pemain baru yang masih belajar memahami statistik dan kombinasi item.

5. Tingkat Kesulitan, Visual, dan Performa

Reputasi sebagai game menantang tetap dipertahankan lewat musuh agresif dan boss dengan pola serangan kompleks. Kesalahan kecil masih bisa berujung pada kematian cepat. Perbedaannya terasa dari struktur open field dan sistem progres baru yang membuat permainan lebih ramah untuk pemula.

Kamu bisa menjelajahi area lain saat menemui jalan buntu, menaikkan level, serta mencari gear yang lebih baik. Dukungan checkpoint yang lebih banyak dan loading time yang cepat juga membuat proses belajar dari kegagalan terasa lebih nyaman dan adil.

Dari sisi visual, tampilannya memang bukan yang paling memukau di generasinya. Beberapa tekstur terlihat biasa, namun desain dunia, efek serangan, dan animasi pertarungan tetap terasa memuaskan dan sinematik.

Performa di PS5 pun cukup stabil dengan 60 fps di mode performa. Meski ada penurunan frame rate di area tertentu, pengalaman bermain secara keseluruhan tetap lancar dan responsif, yang sangat mendukung gameplay cepat khas Nioh.

Baca juga: Review Gameplay Sonic Racing: CrossWorlds, Serunya Ngebut di Dunia Sonic!

Penutup

Sebagai penutup, Nioh 3 berhasil menghadirkan tantangan khas soulslike yang tetap keras namun terasa lebih adil dan ramah untuk banyak pemain.

Perpaduan sistem build yang dalam, eksplorasi yang lebih fleksibel, serta performa yang stabil membuat pengalaman bermainnya terasa solid dari awal sampai akhir. Buat kamu yang suka game aksi dengan ritme cepat dan pertarungan intens, judul ini jelas layak dicoba.

Supaya kontrol makin presisi dan responsif saat menghadapi musuh atau boss sulit, kamu bisa pakai gamepad dari JETE-X. Desain ergonomis dan tombol yang nyaman bikin sesi bermain lebih fokus dan minim miss input. Cocok banget buat menemani petualanganmu menaklukkan dunia Nioh 3.

JETEX Contributor
Artikel ini ditulis oleh kontributor JETEX dan telah diakurasi. Ikuti juga informasi seputar gaming terkini di Instagram @jetex.id

Most Recent

7 Karakter Anime Rambut Putih Paling Ikonik, Mana Favoritmu?

JETE-X - Karakter anime berambut putih memang selalu punya pesona tersendiri. Bukan cuma karena tampilannya yang mencolok, tetapi juga karena mereka sering digambarkan sebagai...

Ini Syarat Spesifikasi Main Assassin’s Creed Black Flag Resynced di PC

JETE-X - Assassin’s Creed Black Flag Resynced hadir sebagai versi remake dengan peningkatan visual, gameplay, dan teknologi yang jauh lebih modern dari versi originalnya....

Gameplay Silent Whispers Hadir sebagai Game Otome dengan Unreal Engine 5

JETE-X - Silent Whispers hadir sebagai game otome sinematik yang menawarkan pengalaman berbeda dengan dukungan Unreal Engine 5, menghadirkan visual realistis sekaligus cerita survival...

Bundle Kuronami 2.0 Valorant: Harga, Isi Bundle, dan Cara Mendapatkannya

JETE-X - Bundle Kuronami 2.0 jadi salah satu skin terbaru di Valorant yang langsung mencuri perhatian karena tampil lebih modern dengan efek visual yang...

My Hero Academia Rayakan 10 Tahun dengan Anime Pendek “I Am a Hero Too”

JETE-X - Sebagai bagian dari perayaan satu dekade My Hero Academia, franchise ini kembali menghadirkan kejutan lewat proyek anime pendek terbaru berjudul My Hero...