JeteX – Berbicara tentang esports League of Legends (LoL), pasti tidak asing dengan nama ‘Faker’. Sebagai salah satu pro player LoL terbaik di dunia, Faker sering menjadi perbincangan. Kesuksesannya membuat ia mampu membeli gedung sendiri dan diberi nama Faker Tower. Prestasinya juga tak perlu diragukan lagi, salah satunya memecahkan rekor 4 kali menjadi juara dunia. Lalu, siapa sebenarnya Faker? Simak profil Faker T1 dan sejumlah fakta menariknya!
Awal Karir Faker

Lahir di Seoul, Korea Selatan pada 7 Mei 1996, Lee Sang Hyeok yang kini dikenal sebagai ‘Faker’ menunjukkan minatnya terhadap video game sejak usia 12 tahun. Namun, ia mulai debut sebagai pro player pada 6 April 2013 dengan nama sebutan awal “GoJeonPa”. Keberhasilannya segera mencuri perhatian, terutama saat mencatat solo kill melawan mid laner All-Star Korea Selatan, Kang “Ambition” Chan-yong. Sejak saat itu, kariernya melambung tinggi.
Profil Faker T1

Awalnya, Faker bermain secara santai di League of Legends di mode Casual. Namun, kompetisi yang minim membuat Faker bermain di mode Ranked. Pada tahun 2013, ia lalu bergabung bersama SK Telecom T1.
Pemain dengan julukan “Anak Dewa” ini membuktikan kehebatannya dengan meraih gelar juara di OGN Champions Korea Spring dan memenangkan Kejuaraan Dunia di tahun 2013. Berikut profil Faker T1 yang dilansir dari berbagai sumber:
- Nama Lengkap: 이상혁 (Lee Sang-hyeok
- Nickname: Faker (Unkillable Demon King)
- Tempat dan Tanggal Lahir: Seoul, Korea Selatan, 7 Mei 1996 (27 tahun)
- Tim Saat Ini: T1
- Role: Mid
- Game: League of Legends
- Liga: League of Legends Champions Korea (LCK)
Baca Juga: 15 Skin Terbaik LoL: Wild Rift, Mana Pilihanmu?
Prestasi Faker T1

Pada final Kejuaraan Dunia, SK Telecom T1 2 (kemudian dikenal sebagai SK Telecom T1 K) melawan Royal Club dari China dan berhasil memenangkan pertandingan. Menjadikannya momen bersejarah dan termasuk salah satu dari serangkaian game paling terkenal dalam sejarah League of Legends. Pada musim 2022, Faker berhasil mencapai prestasi luar biasa. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah LCK yang mencapai 2.500 kills dan 700 games.
Tahun 2023 menjadi momen Kejuaraan Dunia keempat Faker. Kemenangannya ini membuat Faker berhasil mencetak rekor sebagai pemain pertama yang meraih empat gelar dunia. Ia juga menjadi pemain tertua yang meraih satu gelar di usia 27 tahun. Prestasi gemilangnya ini membuat profil Faker T1 disebut sebagai “Anak Dewa”, “Anak Ajaib”, “Anak Iblis”, dan “Michael Jordan” yang didapat dari Vice President Riot Game, Dustin Beck.
Anak Dewa dengan Banyak Gelar Penghargaan

Faker banyak mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik. Salah satunya dari Republic of Korea Esports Destination League of Legends Most Valuable Player Award 2013. Selain itu juga mendapat penghargaan dari Republic of Korea e-sports destination of Legends League Popularity Award 2015, World Championship Most Valuable Player 2016, dan Game Awards 2017 Best Esports Player.
Baca Juga: 5 Strategi Memulai Karir sebagai Pemain Esport, Berani Coba?
Berhasil Punya Tower Sendiri

Menjadi salah satu pemain LoL veteran, Faker memiliki gaji terbesar di dunia. Bahkan, di tahun 2022 ia disebut mendapatkan penghasilan lebih dari 82,7 miliar Rupiah. Bukti nyata dari kesuksesan Faker salah satunya adalah gedung ‘Faker Tower’. Ia baru saja membeli sebuah gedung yang dinamakan Faker Tower karena memiliki pendapatan tinggi dan menerapkan hidup sederhana. Bahkan, ia disebut suka memberi bantuan ke banyak orang.
Dalam sebuah acara TV Korea Selatan, Faker menyebutkan bahwa dirinya hanya menghabiskan sekitar Rp2,5 juta per bulan karena T1 telah menyediakan tempat tinggal dan makanan. Banyak orang merasa kagum dan percaya, ia berinvestasi dengan gajinya yang fantastis itu. Padahal, perusahaan Faker hanya bertempat di lantai atas Faker Tower, sedangkan sisanya disewakan.
Mendapatkan Saham SK Telecom T1

Kabar lain yang datang selama masa off season yaitu Faker mendapat tawaran dari tim China (LPL) dengan nilai 20 juta dollar AS per tahunnya. Namun, ia menolaknya karena tetap setia dengan timnya hingga saat ini. Perpanjangan kontrak yang ia lakukan dengan SK Telecom T1 membuat ia mendapatkan saham SK Telecom T1 setelah pensiun nanti.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Keyboard Gaming Terbaik dan Panduan Memilihnya!
Kembali Berlaga di Tahun Ini

Meski memiliki prestasi gemilang, ternyata Faker sempat mengalami kekalahan. Performanya menurun setelah meraih gelar juara pada tahun 2016. SKT T1 juga meraih posisi kedua di turnamen World Championship 2017. Faker pernah terlihat menangis setelah menerima kekalahan dari tim Samsung Galaxy. Ia pun kian terpuruk karena gagal meloloskan SKT T1 ke World Championship 2018 setelah meraih posisi keempat di kejuaraan Korea.
Kekalahannya ini membuat Faker semakin bertekad untuk bangkit bersama tim yang telah membesarkan namanya. Hal ini ditunjukkan dengan memenangkan gelaran LCK 2019 Spring. SK Telecom pun turut menunjukkan komitmennya dengan memberi sang pemain kontrak baru dengan durasi tiga tahun pada 20 November 2018.
Penutup
Itulah profil Faker T1 dan fakta-fakta menariknya di dunia esports, khususnya League of Legends. Nah, buat kamu penggemar LoL dan ingin merasakan pengalaman bermain jadi lebih seru, dapat menggunakan keyboard gaming dari JeteX. Tombol yang responsif dan desain yang elegan, dapat meningkatkan performa kamu dalam bermain.. Temukan produk gaming terbaik lainnya hanya di JeteX!



