Tuesday, February 7, 2023
Home Kenapa Review FIFA 23 Buruk? Ini Alasan Menurut Gamer!

Kenapa Review FIFA 23 Buruk? Ini Alasan Menurut Gamer!

JeteXElectronic Arts (EA) baru saja merilis game sepakbola terbarunya FIFA 23 pada 30 September 2022 lalu. Namun, setelah satu minggu dirilis bukannya review bagus yang didapatkan, justru sebaliknya Champ. Para gamer beramai-ramai memberikan review negatif. Lantas, mengapa review FIFA 23 ini tak sesuai dengan harapan developer? Simak ulasannya berikut!

Review FIFA 23 Buruk

Melansir dari detikINET disebutkan bahwa review FIFA 23 buruk karena beberapa alasan. Misalnya saja tidak adanya perbedaan yang sangat signifikan antara judul  terbaru dengan sebelumnya atau FIFA 22. Kemudian, gamer lainnya menilai jika game ini mengusung konsep layaknya pay to win. Itu artinya, tidak jauh beda dengan versi sebelumnya.

Dalam game play pun tak kalah jadi sorotan. Sebab, para pemain memerlukan waktu sampai berbulan-bulan untuk mendapatkan profesional dengan klasifikasi tertentu. Adapun jika ingin cepat, pemain harus membeli poin FIFA. Tak cukup sampai di situ, setelah melakukan pembelian poin, para player juga mendapatkan pemain yang bagus dengan menggunakan sistem undian.

Sebagian besar gamer sepakbola pun mengaku jika level permainannya sangat membosankan. Misalnya saja pada level semi-profesional dinilai terlalu mudah. Sementara, untuk level World Class justru sangat sulit. Inilah yang membuat game tersebut tidak begitu menyenangkan dan dinilai tidak menantang.

Baca juga: 5 Game Sepakbola Android yang Bisa Kamu Mainkan

FIFA 23 Tidak Gratis

Selain alasan di atas, review FIFA 23 buruk karena game ini tidak bisa dimainkan secara gratis alias free to play. Di sini, gamer harus merogoh kocek dahulu untuk bisa memainkan dan menikmati berbagai fitur dan keunggulan lainnya di dalam game tersebut. Adapun harga yang ditawarkan oleh pihak pengembang berbeda-beda di setiap platform yakni:

  • 409.000 untuk PS4 dan PS5
  • Untuk Xbox One, Xbox Series S, dan Xbox Series X masih belum diketahui
  • Rp759 ribu untuk platform Steam
  • 039.000 di Epic Games Store
  • Rp609 ribu untuk Nintendo

Harga di atas oleh para gamer dinilai tidak sebanding dengan permainannya. Misalnya saja salah satu reviewer melalui Metacritic menjelaskan jika banyak lag maupun pemain lari dengan tidak beraturan. Oleh karena itulah, mereka menginginkan uang kembali karena tidak sesuai ekspektasi dan pembaruan.

Baca juga: Kini Kamu Sudah Bisa Download eFootball 2023 Secara Resmi! 

Penutup

Nah, itu dia Champ alasan kenapa review FIFA 23 mendapatkan nilai buruk dari para gamer. Gimana nih menurut kalian yang sudah memainkan game ini? Apakah mengalami hal yang sama atau justru sebaliknya?

Terlepas dari itu semua, selain karena game itu sendiri, kepuasan bermain juga ditentukan oleh perangkat gaming yang kamu gunakan. Mulai dari headset gaming, mouse gaming, dan keyboard gaming. Kamu bisa menggunakan perangkat gaming dari JeteX, Champ.

Dimana perangkat-perangkat gaming yang ada memiliki berbagai fitur unggulan, jadi kamu bisa semakin nyaman bermain game favorit dan merasakan pengalaman layaknya sang juara. Dapatkan perangkat gaming ini di store JETE Indonesia yang ada di berbagai kita maupun official storenya di marketplace. Atau bisa melalui website maupun aplikasi Doran Gadget.

Most Popular

Tertarik dengan Skin Dyrroth Kof? Ini Dia Cara Mendapatkannya!

JeteX - Skin-skin Dyrroth memang sangat menarik minat dan di gemari bagi kalangan pemain Mobile Legends. Terutama Kali ini KOF (The Kind of Fighters...

Wajib Punya, Ini Kelebihan dan Harga Skin Chou KOF!

JeteX - Sebagai salah satu game yang diminati oleh anak muda, Chou KOF merupakan karakter dari game Mobile Legends dan menjadi The King of...

Closed Beta Final, Ini Spesifikasi Honkai Star Rail untuk iOS, PC, dan Android! 

JeteX - Siapa nih yang udah nggak sabar untuk menyambut Closed Beta Final Honkai Star Rail pada 10 Februari 2023 ini? Dengan berakhirnya beta...

Apa Itu Caster Gaming? Profesi Idaman Anak Muda Saat Ini!

JeteX – Industri game yang berkembang selama beberapa tahun belakangan, membawa keuntungan nggak hanya bagi developer maupun atlet atau gamers. Di sisi lain, seorang...